[email protected]
Saran & Kritik:

Inovasi Batik Berbasis AI: Tim Pengabdian Unpak Berdayakan Warga Desa Parakan Jaya

Foto 1: Pembukaan Pelatihan Batik oleh Dr. Eneng Tita Tosida, M.Si., M.Kom. saat memberikan pemaparan materi pelatihan batik desa binaan di Desa Parakan Jaya, Kemang, Bogor.

BOGOR – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pakuan menggelar program pemberdayaan desa binaan bertajuk "Pelatihan Batik: Kreasi Motif Basis AI, Pewarnaan, & Plangkan" di Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 21–23 Juli 2026, ini bertujuan untuk mengakselerasi potensi ekonomi kreatif lokal melalui sentuhan teknologi modern dan kearifan lokal.

Program pemberdayaan desa binaan ini berhasil direalisasikan melalui skema Hibah Pemberdayaan Desa Binaan 2026 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemendiktisaintek) RI, dengan dukungan serta kontribusi aktif dari Pemerintah Desa Parakan Jaya dan Universitas Pakuan.

Kegiatan pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Parakan Jaya, Suhendar. Acara pembukaan juga dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Kecamatan Kemang serta perwakilan Dinas Koperasi dan UKM (Diskoperindag/Diskop UKM) Kabupaten Bogor sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam mendorong potensi lokal.

 

| Kolaborasi Tim Akademisi dan Mahasiswa Ilmu Komputer

Program pemberdayaan ini diketuai oleh Dr. Eneng Tita Tosida, M.Si., M.Kom. dengan anggota tim dosen Fredi Andria, MM, serta melibatkan secara aktif mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komputer Universitas Pakuan. Keterlibatan mahasiswa bertujuan untuk memberikan pendampingan teknis secara langsung kepada warga dalam pengoperasian teknologi AI generatif dan pembuatan motif digital.

Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 20 orang peserta yang terdiri dari warga dan pengrajin lokal Desa Parakan Jaya. Para peserta dibekali kemampuan memanfaatkan alat bantu AI generatif untuk merancang motif batik khas daerah secara efisien dan responsif terhadap tren pasar, yang kemudian direalisasikan ke media kain menggunakan teknik plangkan serta pewarnaan manual.

"Pemanfaatan AI dalam kreasi motif batik memberikan ruang ekspresi yang amat luas bagi warga desa. Proses desain yang biasanya memakan waktu lama kini bisa dieksplorasi lebih cepat. Melalui kombinasi teknik plangkan dan pewarnaan yang tepat, warga Desa Parakan Jaya dapat menghasilkan karya batik yang tidak hanya unik secara visual, tetapi juga bernilai jual tinggi," ujar Dr. Eneng Tita Tosida.

 

Praktik Pewarnaan dan Membatik

Foto 2: Peserta pelatihan mempraktikkan proses pencetakan motif serta pewarnaan kain batik secara langsung di lokasi.

 

| Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

Selama tiga hari pelaksanaan, 20 peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan—mulai dari eksperimen pembuatan prompt motif di platform AI, transfer desain ke plangkan, hingga proses pencelupan dan penguncian warna.

Melalui alokasi Hibah Pemberdayaan Desa Binaan 2026 dari Kemendiktisaintek RI yang didukung kontribusi Desa Parakan Jaya dan Universitas Pakuan ini, kegiatan diharapkan dapat melahirkan sentra industri kreatif baru berbasis batik lokal di Kecamatan Kemang.

Universitas Pakuan terus berkomitmen untuk mentransformasi hasil riset perguruan tinggi menjadi solusi konkret yang berdampak langsung pada peningkatan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.

 

Foto Bersama Seluruh Peserta dan Tim

Foto 3: Foto bersama Kades Parakan Jaya, perwakilan instansi, tim dosen (Dr. Eneng Tita Tosida & Fredi Andria, MM),, serta 20 peserta pelatihan batik.

Universitas Pakuan terus berkomitmen untuk mentransformasi hasil riset perguruan tinggi menjadi solusi konkret yang berdampak langsung pada peningkatan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.

 

| Karya Batik Kemang

Foto 4 & 5: Hasil Batik Kemang menggunakan AI

Dalam upaya melestarikan dan mengembangkan warisan budaya lokal, Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, kini mulai merambah inovasi digital melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Langkah ini, salah satunya diwujudkan melalui eksplorasi desain batik khas daerah yang digabungkan dengan teknologi modern.

  • Foto 4 menampilkan hasil kreasi motif batik berbasis AI yang memadukan unsur daun Talas dan Kujang.
  • Foto 5 memperlihatkan kreasi motif batik berbasis AI lainnya yang menampilkan Pohon Beringin.

Kehadiran motif-motif inovatif ini diharapkan mampu memberikan inspirasi baru bagi para perajin lokal sekaligus mengenalkan potensi Desa Parakan Jaya ke kancah yang lebih luas melalui perpaduan teknologi dan seni tradisional.

Penulis: Tim Liputan Pengabdian Masyarakat UNPAK | Lokasi: Desa Parakan Jaya, Kec. Kemang, Kab. Bogor

 

Penerimaan Mahasiswa Baru
Penerimaan Mahasiswa Baru


Raihlah cita-cita untuk kebaikan di masa yang akan datang. Mari bergabung menjadi Insan Unggul, Mandiri & Berkarakter.


Universitas Pakuan
Unggul, Mandiri dan Berkarakter
Image

Brosur & Booklet
Program Studi MKOM

Brosur
  • Biaya Pendidikan
  • Jadwal Kuliah
  • Kurikulum
  • Kalender Akademik
  • Selengkapnya unduh link di bawah ini:
Booklet
  • Biaya Pendidikan
  • Jadwal Kuliah
  • Kurikulum
  • Kalender akademik
  • KRS, Cek Nilai & Pembayaran
  • Selengkapnya unduh link di bawah ini: